Kajian HPT SD Mudabo Bahas Hukum Perlombaan 17 Agustus

Bojonegoro – Pada Sabtu, (2/8/2025) SD Muhammadiyah 2 Bojonegoro melaksanakan kajian HPT dengan membahas perlombaan 17 Agustus yang sesuai dengan syariat agama islam. Hal ini dilakukan dengan mempertimbangkan bulan ini akan ada banyak perlombaan untuk memperingati bulan kemerdekaan Indonesia.

Ini sesuai dengan pernyataan pemateri Ustadz Lukma Hakim yang mengatakan tema kali ini sesuai dengan realitas saat ini, “bulan ini merupakan bulan kemerdekaan Indonesia yang mana aka nada banyak hal dilakukan baik pemasangan bendera, sampai lomba-lomba untuk memperingati hari kemerdekaan.”

Analisis Hukum Perlombaan 17 Agustus

Bertempat di Aula lt 3 gedung SD Mudabo, Ustadz Lukman menyampaikan beberapa poin penting terkait hukum penyelenggaraan lomba. Secara umum, Islam tidak melarang kegiatan perlombaan, asalkan memenuhi beberapa syarat:

  • Tujuan yang Mendidik dan Positif: Lomba harus bertujuan untuk melatih sportivitas, kerjasama, dan kreativitas siswa. Lomba yang bersifat hiburan semata tanpa nilai edukatif perlu dihindari.
  • Hadiah yang Jelas dan Halal: Hadiah yang diberikan harus berasal dari sumber yang halal dan transparan. Tidak diperbolehkan adanya unsur judi atau taruhan di dalamnya.
  • Tidak Melanggar Syariat: Jenis lomba harus dihindari jika mengandung unsur-unsur yang dilarang dalam Islam, seperti melanggar aurat, merusak lingkungan, atau mengandung kekerasan. Contohnya, lomba makan kerupuk tetap diperbolehkan, namun perlu dipastikan tidak ada unsur mubazir dan tetap menjaga adab.
  • Perlunya Batasan antara Laki-laki dan Perempuan: Dalam konteks lomba, interaksi antara lawan jenis perlu diatur agar tetap sesuai dengan syariat.

Implementasi di SD Muhammadiyah 2 Bojonegoro

Sebagai tindak lanjut dari kajian ini, SD Muhammadiyah 2 Bojonegoro akan mengadaptasi pedoman yang disampaikan. Panitia lomba 17 Agustus di sekolah ini akan melakukan penyesuaian pada beberapa jenis lomba yang akan diadakan, memastikan semuanya sesuai dengan koridor syariat Islam dan semangat kemerdekaan.

Diharapkan, dengan adanya kajian ini, perayaan 17 Agustus di SD Muhammadiyah 2 Bojonegoro tidak hanya menjadi ajang perlombaan biasa, tetapi juga momen untuk menanamkan nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan karakter yang kuat pada para siswa.

Oleh: Dini Faizatunni’am

Share This :

Tinggalkan komentar

Skip to content