Ceria Pandu Athfal SD Muhammadiyah 2: Tanamkan Kemandirian, Disiplin, dan Akhlak Mulia Sejak Dini

Bojonegoro — Suasana Kampus Sumodikaran tampak lebih semarak dari biasanya pada 15–17 Desember 2025. Ratusan siswa kelas 3, 4, dan 5 SD Muhammadiyah 2 Bojonegoro dengan penuh semangat mengikuti kegiatan Ceria Pandu Athfal (CPA), sebuah kegiatan kepanduan Hizbul Wathan (HW) yang sarat nilai karakter dan kepedulian lingkungan.

Mengusung tema “Mandiri, Disiplin, dan Berakhlak Mulia”, CPA tahun ini dirancang tidak hanya sebagai ajang perkemahan dan latihan kepanduan, tetapi juga sebagai ruang pembelajaran nyata bagi peserta didik untuk mempraktikkan nilai-nilai keislaman, kemandirian, serta cinta lingkungan.

Hal menarik sudah tampak sejak apel pembukaan. Seluruh peserta diwajibkan membawa tumbler atau botol minum pribadi sebagai bentuk komitmen mengurangi sampah plastik. Sepanjang kegiatan berlangsung, anak-anak terbiasa melakukan isi ulang air minum, sekaligus diajak untuk selalu memastikan area kegiatan tetap bersih dan bebas sampah. Kebiasaan sederhana ini menjadi pembelajaran bermakna tentang gaya hidup ramah lingkungan.

Tak hanya itu, kreativitas peserta juga diasah melalui kegiatan hasta karya, yakni membuat logo Hizbul Wathan dari bahan alam berupa pelepah pisang. Dengan bimbingan para pembina, anak-anak belajar memanfaatkan bahan sekitar menjadi karya bernilai, sekaligus menumbuhkan rasa cinta terhadap alam dan kebanggaan terhadap identitas kepanduan HW.

Semangat kepedulian lingkungan semakin terasa saat peserta mengikuti bakti lingkungan dengan membersihkan sampah di sekitar lingkungan sekolah dan kampus Sumodikaran. Kegiatan ini melatih kepekaan sosial serta menanamkan tanggung jawab kolektif dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan sejak usia dini.

Ketua Panitia CPA, Alful Rahmania, S.Pd, menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang utuh dan menyenangkan.

“Melalui CPA, kami ingin anak-anak tidak hanya belajar teori kepanduan, tetapi juga mempraktikkan langsung nilai kemandirian, kedisiplinan, kepedulian lingkungan, serta akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Selama tiga hari kegiatan, peserta mengikuti berbagai agenda kepanduan Hizbul Wathan yang edukatif, membangun kebersamaan, serta memperkuat karakter. Keceriaan, kedisiplinan, dan semangat gotong royong tampak jelas dalam setiap aktivitas yang dijalani.

Melalui kegiatan Ceria Pandu Athfal, SD Muhammadiyah 2 Bojonegoro yang telah dinobatkan sebagai sekolah adiwiyata kabupaten, terus berkomitmen menghadirkan pendidikan karakter yang kontekstual dan berkelanjutan, sejalan dengan nilai-nilai Muhammadiyah dan Hizbul Wathan. Harapannya, pengalaman berharga ini menjadi bekal bagi siswa untuk tumbuh menjadi generasi yang mandiri, disiplin, berakhlak mulia, dan peduli lingkungan.

Share This :

Tinggalkan komentar

Skip to content