Aksi BOTANIK Kelas 5 SD Muhammadiyah 2 Sulap Pagar Sekolah Jadi Taman Gantung Estetik!

BOJONEGORO – Suasana kelas 5 SD Muhammadiyah 2 Bojonegoro tampak berbeda pada Jumat, 24 April 2026. Puluhan botol plastik yang biasanya berakhir di tempat sampah, kini berubah menjadi deretan karya seni hijau yang menawan melalui kegiatan bertajuk BOTANIK (Botol Tanam Unik dan Kreatif).

Mengusung tema “Dari Botol Bekas Menjadi Karya Emas”, kegiatan ini merupakan langkah nyata sekolah dalam menguatkan program Adiwiyata. Siswa kelas 5 diajak untuk lebih peduli terhadap lingkungan melalui aksi daur ulang (recycle) guna menciptakan lingkungan sekolah yang lebih hijau, asri, dan sehat.

Sentuhan Kreativitas dalam Setiap Botol

Dalam kegiatan ini, setiap siswa diwajibkan mengolah botol plastik 1500 ml menjadi pot tanaman gantung yang menarik. Meski persiapan media tanam dan proses menghias dilakukan di rumah masing-masing, antusiasme siswa memuncak saat hari pelaksanaan tiba.

Berbagai desain unik muncul dari ide kreatif para siswa. Ada botol yang dilukis dengan warna-warni cerah, hingga yang didekorasi dengan berbagai ornamen estetik. Sesuai dengan ketentuan, proses pelubangan botol dilakukan bersama-sama di sekolah demi keamanan dan kerapian sebelum akhirnya digantung menggunakan tali yang telah disiapkan panitia.

Menanamkan Nilai Tanggung Jawab

Bukan sekadar membuat pot, kegiatan BOTANIK juga melatih kedisiplinan siswa. Sebelum hari pelaksanaan, para siswa telah melaporkan progres tanaman mereka kepada wali kelas masing-masing paling lambat tanggal 23 April 2026. Tanaman yang dipilih pun beragam, mulai dari tanaman hias hingga tanaman perdu kecil yang menambah kesegaran udara di depan kelas.

Pihak sekolah menetapkan tiga kriteria utama dalam penilaian lomba ini, yaitu:

  1. Kreativitas dalam mengolah botol bekas.
  2. Kerapian dalam pembuatan dan pengerjaan.
  3. Keindahan serta kesehatan tanaman yang dipilih.

Pemilihan lokasi di pagar lantai 2 ini bukan tanpa alasan. Selain sebagai bentuk penghijauan vertikal untuk memperindah lingkungan sekolah, taman gantung ini juga menjadi simbol semangat siswa kelas 5 dalam menjaga ekosistem sekolah agar tetap sehat. Setiap siswa kini memiliki tanggung jawab penuh untuk merawat tanaman mereka masing-masing, memastikan “Karya Emas” ini tetap tumbuh subur dan mempercantik wajah sekolah setiap harinya.

Puncak dari kegiatan ini adalah saat para siswa secara bersama-sama menggantungkan pot hasil kreasi mereka di pagar pembatas koridor lantai 2. Deretan pot gantung unik dari botol yang telah dihias cantik tersebut kini berjejer rapi, membingkai lantai atas sekolah dengan nuansa hijau yang menyegarkan mata.

Wujud Nyata Sekolah Hijau

Kehadiran taman gantung ini tidak hanya mempercantik estetika gedung sekolah, tetapi juga menjadi pengingat harian bagi seluruh warga sekolah akan pentingnya menjaga kebersihan dan memanfaatkan limbah plastik.

“Kegiatan ini bukan hanya soal kompetisi untuk mengambil 3 juara di setiap kelas, tetapi tentang bagaimana siswa belajar mencintai bumi. Setelah digantung, karya ini wajib dirawat oleh mereka sendiri. Ini adalah investasi karakter untuk mencintai lingkungan sejak dini,” ujar Ustadzah Fatma (Ketua Panitia)

Melalui BOTANIK, SD Muhammadiyah 2 Bojonegoro membuktikan bahwa sampah plastik di tangan yang tepat bisa bertransformasi menjadi “emas”—sesuatu yang berharga bagi keberlangsungan ekosistem sekolah.

Share This :

Tinggalkan komentar

Skip to content