Dari Kebun Sekolah Jadi Momen Berkesan: Serunya Murid SD Muhammadiyah 2 Bojonegoro Memetik dan Menikmati Buah di Kampus Sumodikaran

Bojonegoro, 3 September 2026 – Suasana ceria dan penuh semangat terlihat di SD Muhammadiyah 2 Bojonegoro Kampus Sumodikaran. Para murid mengikuti kegiatan berkebun dengan memanfaatkan lingkungan sekolah. Dalam kegiatan tersebut, murid diajak mengenal berbagai tanaman, memetik buah mangga, matoa, dan jambu, kemudian menikmati hasil kebun bersama-sama.

Kegiatan berkebun menjadi pengalaman belajar yang menyenangkan bagi murid. Mereka tidak hanya belajar di dalam kelas, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan alam. Dengan bimbingan ustadz dan ustadzah, murid mengamati tanaman dan belajar memahami bahwa tumbuhan perlu dirawat dengan baik agar dapat tumbuh subur dan menghasilkan buah.

Antusiasme murid semakin terlihat saat mereka mulai memetik buah-buahan yang telah siap dipanen. Buah mangga, matoa, dan jambu dipetik dengan hati-hati. Murid tampak senang ketika dapat melihat dan merasakan langsung hasil tanaman yang tumbuh di lingkungan sekolah.Setelah dipetik, buah-buahan tersebut kemudian dinikmati bersama. Momen sederhana ini menghadirkan keceriaan sekaligus pengalaman yang berkesan bagi murid. Mereka belajar bahwa merawat tanaman dengan sabar dapat menghasilkan sesuatu yang bermanfaat dan dapat dinikmati bersama.

Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menanamkan kepedulian terhadap lingkungan. Murid belajar menjaga tanaman, memanfaatkan lahan sekolah, bekerja sama, serta menjaga kebersihan lingkungan. Nilai tanggung jawab, kesabaran, kerja sama, dan rasa syukur kepada Allah Swt. pun tumbuh melalui pengalaman nyata tersebut.Melalui kegiatan berkebun, SD Muhammadiyah 2 Bojonegoro Kampus Sumodikaran terus menghadirkan pembelajaran yang aktif, menyenangkan, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari. Kebun sekolah tidak hanya menjadi bagian dari lingkungan, tetapi juga menjadi ruang belajar yang memberikan pengalaman nyata kepada murid.Memetik dan menikmati mangga, matoa, serta jambu menjadi pengalaman sederhana yang meninggalkan kesan mendalam. Dari kebun sekolah, murid belajar tentang alam, tanggung jawab, dan rasa syukur sekaligus menikmati kebersamaan dalam suasana yang menyenangkan.

Penulis: Putri Rohmatul Isnaeni S.Pd

Share This :

Tinggalkan komentar

Skip to content