Dua Dekade Mengabdi: Simfoni Merah-Kuning Getarkan Milad ke-21 SD Muhammadiyah 2 Bojonegoro

Sabtu (6/12/2025) menjadi saksi sejarah perjalanan 21 tahun SD Muhammadiyah 2 Bojonegoro dalam merawat mimpi dan mencetak generasi rabbani. Kampus Sumodikaran tidak seperti biasanya. Sejak pukul 06.30 WIB, gelombang manusia dengan busana bernuansa merah dan kuning mulai memadati area sekolah. Warna-warna ini bukan sekadar pilihan busana, melainkan simbol filosofis: Merah melambangkan keberanian untuk terus berinovasi dan semangat yang membara, sementara Kuning merepresentasikan optimisme, keceriaan, dan kejayaan masa depan yang ingin diraih.

Membedah Makna: Satu Hati, Satu Aksi, Penuh Potensi Diri

Perayaan Milad ke-21 kali ini mengusung tema besar: “Satu Hati, Satu Aksi, Penuh Potensi Diri”. Sebuah kalimat yang mengandung komitmen mendalam bagi seluruh keluarga besar sekolah:

  • Satu Hati: Menyatukan niat dan ketulusan seluruh elemen—guru, siswa, dan orang tua—untuk satu visi pendidikan yang luhur.
  • Satu Aksi: Mewujudkan mimpi dalam kerja nyata dan kolaborasi yang harmonis demi kemajuan bersama.
  • Penuh Potensi Diri: Komitmen sekolah untuk terus menjadi wadah bagi setiap siswa agar mampu menemukan dan melejitkan bakat unik mereka masing-masing.

Getaran Semangat dalam Senam Sehat Keluarga

Puncak kemeriahan pecah saat musik pengiring Senam Sehat Keluarga mulai berkumandang. Ribuan peserta, mulai dari siswa kelas 1 hingga para alumni dan orang tua, bergerak secara serempak mengikuti arahan instruktur.

Suasana terasa begitu energetik; gerakan tangan yang kompak dan hentakan kaki yang berirama menciptakan harmoni visual yang luar biasa. Tidak ada jarak antara kepala sekolah, guru, maupun murid—semuanya larut dalam tawa dan keringat sehat. Semangat yang terpancar dari wajah-wajah peserta menjadi bukti nyata betapa kuatnya rasa memiliki (sense of belonging) terhadap sekolah ini.

Refleksi 21 Tahun: Dari Tradisi Menuju Inovasi

Kepala SD Muhammadiyah 2 Bojonegoro menyampaikan bahwa usia 21 tahun adalah masa “dewasa” yang menuntut sekolah untuk terus melakukan refleksi. “Kami tidak ingin sekadar merayakan angka, tapi kami merayakan setiap kemajuan yang diraih anak-anak kami. Momentum ini adalah sarana evaluasi sekaligus proyeksi strategis agar SD Muhammadiyah 2 tetap menjadi pilihan utama masyarakat yang mengedepankan kualitas pendidikan dan karakter,” ujarnya.

Peringatan ini juga menjadi ajang silaturahmi akbar (ukhuwah). Ikwam dan paguyupan yang turut hadir bersenam serta membuka stand bazar menambah suasana keakraban.

Harapan di Masa Depan

Melalui rangkaian kegiatan yang edukatif, inspiratif, dan rekreatif ini, SD Muhammadiyah 2 Bojonegoro menegaskan posisinya sebagai institusi yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga peduli pada kesehatan gaya hidup dan kreativitas tanpa batas.

Acara yang berakhir pada pukul 11.00 WIB ini meninggalkan kesan mendalam. Kebersamaan hari ini adalah bahan bakar untuk melangkah lebih jauh, menembus batas, dan terus mengabdi untuk umat dan bangsa.

Share This :

Tinggalkan komentar

Skip to content