SD Muhammadiyah 2 Bojonegoro kembali menunjukkan komitmennya dalam berbagi praktik baik dan membangun sinergi bersama satuan pendidikan anak usia dini melalui Pelatihan Guru TK Inovatif di Era Digital. Kegiatan yang digelar di Kampus Suropati SD Muhammadiyah 2 Bojonegoro ini diikuti oleh 62 guru TK se-Bojonegoro dalam suasana yang hangat, aktif, dan penuh antusiasme.
Menghadirkan Kak Shela (Selamet, S.Si.) Pandu Literasi Digital Komdigi RI & Relawan TIK Indonesia sebagai pemateri, pelatihan berlangsung interaktif dan aplikatif. Peserta tidak hanya dikenalkan pada konsep dasar Artificial Intelligence (AI), tetapi langsung diajak mengeksplorasi bagaimana AI dapat membantu guru menemukan ide pembelajaran, membuat cerita, permainan, bahan ajar, hingga mengembangkan komunikasi dengan orang tua. Yang menarik, peserta juga diajak menyusun branding sekolah melalui AI secara step by step, mulai dari menggali identitas dan keunggulan sekolah, menentukan pesan utama, hingga mengembangkan ide konten yang dapat memperkuat citra positif sekolah.

Keseruan semakin terasa ketika para guru langsung mempraktikkan berbagai prompt dan melihat bagaimana satu ide dapat dikembangkan menjadi beragam konten. Dari sekadar mengenal AI, peserta diarahkan untuk menghasilkan sesuatu yang relevan dengan sekolah masing-masing. Proses ini menunjukkan bahwa teknologi dapat menjadi alat bantu kreatif bagi guru, sekaligus membuka peluang bagi sekolah untuk menyampaikan keunggulannya secara lebih terarah, menarik, dan konsisten.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala SD Muhammadiyah 2 Bojonegoro, Nurul Hidayah, S.Pd., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh guru TK atas sinergi dan kepercayaan yang telah terjalin selama ini. Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan pendidikan anak, termasuk melalui para guru TK yang telah mengantarkan dan mengenalkan peserta didiknya untuk menjadi bagian dari keluarga besar SD Muhammadiyah 2 Bojonegoro. Pada sesi akhir, Humas SD Muhammadiyah 2, Niswatun Khasanah, S.Pd., M.Pd. juga menyampaikan agenda berikutnya, yaitu LMIKA 2026 (Lomba Minat dan Kreativitas Anak 2026) yang diperuntukkan bagi siswa TK A dan TK B dan akan dilaksanakan pada 21 November 2026. Informasi ini menjadi salah satu bentuk ajakan untuk terus menjaga komunikasi dan sinergi antara SD Muhammadiyah 2 Bojonegoro dengan sekolah-sekolah TK di Bojonegoro. Informasi selengkapnya dapat diakses di mudabo.com/lmika2026

Melalui kegiatan ini, SD Muhammadiyah 2 Bojonegoro kembali menegaskan perannya sebagai ruang untuk belajar, berbagi, berjejaring, dan bertumbuh bersama. Kepedulian terhadap pendidikan anak usia dini diwujudkan melalui pengimbasan praktik baik dan sinergi dengan guru-guru TK se-Bojonegoro. Dari sebuah pelatihan, lahir bukan hanya keterampilan baru dalam menggunakan AI, tetapi juga gagasan baru untuk membawa sekolah tampil lebih kreatif, adaptif, dan inspiratif. Kreatif Mengajar, Adaptif terhadap Zaman, Inspiratif bagi Anak.









