Kreasi Kreatif dari Barang Bekas: Mengubah Koran Jadi Anyaman Cantik dan Serbaguna

Kreasi Kreatif dari Barang Bekas: Mengubah Koran Jadi Anyaman Cantik dan Serbaguna

Bojonegoro – Di tengah isu lingkungan yang semakin mendesak, inovasi dalam pemanfaatan kembali barang bekas menjadi kunci. Salah satunya adalah kegiatan daur ulang kreatif yang kini semakin populer, yakni mengubah koran bekas menjadi berbagai macam produk fungsional dan estetis, seperti anyaman topi dan tempat penyimpanan (storage).

Kegiatan ini tak hanya ramah lingkungan, tapi juga membuka peluang baru bagi siswa untuk berkreasi dan berwirausaha. Prosesnya cukup sederhana namun membutuhkan ketelitian dan kesabaran. Pertama, koran bekas digulung rapat-rapat hingga membentuk lidi-lidi kertas. Gulungan ini lalu direkatkan agar kuat dan tidak mudah lepas. Setelah itu, lidi-lidi koran tersebut dianyam layaknya menganyam bahan alami seperti bambu atau pandan.

Untuk membuat topi, lidi-lidi koran dianyam hingga membentuk lembaran sesuai ukuran yang diinginkan. Hasilnya adalah topi yang unik dan ringan, cocok digunakan sebagai sebagai topi atau hiasan. Sementara itu, untuk tempat penyimpanan, anyaman dibentuk menjadi kotak atau keranjang dengan berbagai ukuran. Setelah anyaman selesai, produk-produk ini biasanya dilapisi dengan pernis atau cat bening agar lebih awet, tahan air, dan memiliki tampilan yang lebih menarik.

Menurut salah satu guru seni, Ibu Safira Adjie Cahyani, S. Pd, “Pemanfaatan koran bekas menjadi barang yang berguna ini karena kami melihat banyaknya tumpukan koran di sekolah, selain dibuat untuk kliping sisanya dapat dibuat menjadi kerajinan tangan seperti gantungan kunci atau yang kami buat menjadi topi dan tempat penyimpanan.”

Menurutnya, hal ini juga mengajarkan kepada anak-anak untuk menghargai barang bekas yang dapat digunakan kembali, juga meningkatkan kreativitas siswa untuk terus berinovasi.

Keterampilan mengolah koran bekas ini semakin banyak diminati. Banyak pelatihan dan lokakarya yang diadakan oleh komunitas maupun lembaga swadaya masyarakat untuk mengajarkan teknik daur ulang ini. Hal ini diharapkan bisa terus mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya daur ulang sekaligus membuka pintu rezeki baru melalui kerajinan tangan.

Inisiatif kreatif seperti ini menunjukkan bahwa dengan sedikit sentuhan inovasi, barang yang dianggap tidak berguna bisa diubah menjadi produk bernilai tinggi yang tak hanya bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari, tapi juga turut menjaga kelestarian lingkungan.

Share This :

Tinggalkan komentar

Skip to content