BOJONEGORO – Suasana Lapangan Tenis SD Muhammadiyah 2 Bojonegoro (SD Mudabo) pada Rabu (30/9/2026) sore, tepatnya pukul 13.45 hingga 15.00 WIB. Puluhan murid berkumpul dengan antusias mengikuti latihan rutin kepanduan. Pekan ini, agenda utamanya adalah praktik langsung teknik tali-menali dan menyambung dua tongkat untuk berbagai kebutuhan lapangan.
Latihan diawali dengan tertib melalui pelaksanaan apel pembukaan yang dipimpin oleh Ibunda Alful. Usai apel, semangat para murid kian terbakar untuk mengikuti materi inti kepanduan, yakni latihan pioneering.
Dalam latihan kali ini, fokus utama adalah penguasaan berbagai jenis simpul dan bagaimana menerapkannya dengan benar. Mereka tidak hanya belajar cara membuat ikatan, tetapi juga ditekankan pada pentingnya kekuatan dan kerapian setiap simpul yang dibuat. Hal ini sangat krusial agar hasil karya kepanduan, seperti menyambung tongkat atau membuat konstruksi lainnya, dapat kokoh dan aman digunakan.

Untuk memaksimalkan pembelajaran, para murid dibagi ke dalam beberapa kelompok kecil, di mana setiap kelompok terdiri dari 3 hingga 4 orang. Mereka bekerja sama bahu-membahu menyusun strategi dan mempraktikkan langsung materi yang didapat.
Kegiatan ini mendapatkan pendampingan penuh dari Ramandha Imron dan Ayunda Tiara. Keduanya terlihat sibuk berpindah dari satu kelompok ke kelompok lain, memberikan arahan terbimbing, mengoreksi kesalahan simpul yang dibuat murid, dan memberikan contoh teknik ikat yang benar.
Melanjutkan Estafet Keseruan Pekan Kemarin
Materi pioneering pekan ini seolah menjadi kelanjutan dari keseruan latihan pada pekan sebelumnya. Jika hari ini mereka fokus menyambung dua tongkat, pekan kemarin para murid HW SD Mudabo ini telah sukses melatih kemampuannya dalam membuat tandu darurat menggunakan tongkat dan tali.

Tidak sekadar membuat, setelah tandu berhasil dirakit dengan kuat dan rapi, mereka pun antusias mencobanya. Satu per satu murid bergantian naik di atas tandu untuk memastikan hasil ikatan mereka benar-benar kuat menahan beban, sementara teman sekelompoknya menandu keliling lapangan tenis. Gelak tawa dan semangat kerja sama begitu terasa, membuktikan bahwa latihan kepanduan di SD Mudabo bukan hanya tentang teori, melainkan praktik langsung yang membangun kreativitas dan ketangguhan.
Melalui serangkaian latihan ini, diharapkan Pandu Hizbul Wathan SD Mudabo dapat tumbuh menjadi pribadi yang cekatan, kreatif, mandiri, dan siap sedia menghadapi berbagai situasi di kemudian hari dengan bekal keterampilan yang telah diajarkan.
Galeri Kegiatan:













