Kegiatan observasi yang dilakukan oleh guru Bimbingan Konseling (BK) Ustadzah Ernanik, S. Psi. di SD Muhammadiyah 2 Bojonegoro memiliki peran krusial dalam mendukung proses pembelajaran siswa kelas 1. Tujuan utama observasi ini adalah untuk pemetaan kemampuan dasar membaca, menulis, dan berhitung siswa. Dengan memahami tingkat penguasaan literasi dan numerasi awal setiap anak, guru BK dapat memberikan data yang akurat dan komprehensif kepada guru kelas 1. Data ini nantinya akan menjadi dasar bagi guru kelas untuk menyusun strategi pengajaran yang lebih personal dan efektif, memastikan setiap siswa mendapatkan dukungan sesuai dengan kebutuhannya.
Dalam pelaksanaannya, guru BK akan menggunakan berbagai metode observasi untuk mengumpulkan informasi. Untuk membaca, guru BK dapat mengamati bagaimana siswa mengenali huruf, merangkai kata, hingga memahami kalimat sederhana. Sementara untuk menulis, observasi akan difokuskan pada kemampuan siswa dalam memegang alat tulis, membentuk huruf, dan menyalin kata atau kalimat. Aspek berhitung akan diamati melalui kemampuan siswa dalam mengenali angka, membilang, serta menyelesaikan soal-soal penjumlahan atau pengurangan dasar. Selama proses ini, guru BK akan mencatat setiap temuan, baik kekuatan maupun area yang membutuhkan perhatian lebih.
Hasil dari observasi ini sangat vital bagi guru kelas 1. Melalui pemetaan yang detail, guru kelas dapat mengidentifikasi siswa yang mungkin memerlukan bimbingan tambahan dalam membaca, menulis, atau berhitung, serta siswa yang sudah menunjukkan kemajuan pesat dan siap untuk tantangan lebih lanjut. Ini memungkinkan guru untuk mengelompokkan siswa berdasarkan tingkat kemampuan dan menyediakan materi ajar yang relevan. Misalnya, siswa yang kesulitan membaca mungkin akan mendapatkan pendekatan fonik yang lebih intensif, sementara yang sudah mahir bisa diperkenalkan dengan cerita yang lebih kompleks.
Pada akhirnya, peran guru BK dalam observasi ini tidak hanya sebatas pengumpulan data, melainkan juga sebagai mitra bagi guru kelas dalam menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan responsif. Dengan adanya pemetaan yang akurat, diharapkan setiap siswa kelas 1 SD Muhammadiyah 2 Bojonegoro dapat mencapai potensi maksimalnya dalam aspek membaca, menulis, dan berhitung, menjadi fondasi kuat bagi jenjang pendidikan selanjutnya.









