Kegiatan Silaturahmi Nasional (Silatnas) Hizbul Wathan 2025 tidak hanya menjadi ajang pertemuan akbar kader kepanduan dari seluruh Indonesia, tetapi juga sarat dengan nilai persaudaraan dan kebersamaan. Salah satu tradisi yang mewarnai kegiatan tersebut adalah pertukaran cinderamata antar kwarda dari berbagai daerah sebagai simbol persahabatan dan ukhuwah. Setiap kwarda menyiapkan cinderamata khas daerahnya untuk ditukar dengan kwarda lain, sehingga tercipta hubungan emosional yang hangat antarpeserta meski berasal dari latar belakang daerah yang berbeda.
Dalam momen penuh makna tersebut, SD Muhammadiyah 2 Bojonegoro yang mewakili Kwarda Bojonegoro mendapatkan kesempatan untuk bertukar cinderamata dengan Kwarda Kota Palu. Pertukaran ini berlangsung dengan penuh keakraban dan suasana kekeluargaan. Cinderamata yang dibawa menjadi simbol identitas daerah sekaligus kenang-kenangan dari pertemuan nasional yang bersejarah. Anak-anak tampak antusias mengikuti prosesi tersebut, karena bagi mereka kegiatan ini merupakan pengalaman baru dalam menjalin persahabatan lintas daerah.
Pertukaran cinderamata tidak sekadar seremonial, tetapi mengandung makna mendalam tentang pentingnya menjaga persatuan dan kebersamaan dalam gerakan kepanduan Hizbul Wathan. Melalui kegiatan ini, para peserta diajak untuk saling mengenal budaya, kebiasaan, dan karakter daerah lain di Indonesia. Nilai toleransi, saling menghargai, dan persaudaraan semakin terasa kuat ketika cinderamata berpindah tangan sebagai simbol ikatan yang terjalin dalam satu semangat kepanduan dan dakwah Islam.
Perwakilan dari Kwarda Kota Palu, Tasya, menyampaikan kesan dan pesannya saat proses pertukaran cinderamata berlangsung. “Kesan dan pesan saya, teruslah jaga pereratan tali silaturahmi, jangan hanya berhenti setelah acara selesai. Semoga persahabatan antara Kwarda Kota Palu dan Kwarda Bojonegoro tetap terjalin dengan baik,” ujarnya. Pesan tersebut disambut hangat oleh perwakilan Kwarda Bojonegoro sebagai komitmen untuk terus menjaga komunikasi dan persaudaraan antarkwarda di masa mendatang.
Melalui kegiatan pertukaran cinderamata ini, Silatnas HW 2025 semakin menegaskan perannya sebagai ruang strategis untuk membangun ukhuwah nasional. Kedua kwarda saling bertukar cinderamata sebagai tanda persahabatan yang diharapkan tidak hanya menjadi kenangan, tetapi juga awal dari kerja sama dan silaturahmi yang berkelanjutan. SD Muhammadiyah 2 Bojonegoro sebagai wakil Kwarda Bojonegoro merasa bangga dapat terlibat langsung dalam momen tersebut. Kegiatan ini menjadi pembelajaran berharga bagi siswa untuk memahami arti persaudaraan sejati, kebhinekaan, dan persatuan dalam bingkai Hizbul Wathan dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.









