DARI RUMAH KE RUMAH, IPM KIDS SERUKAN AKSI HIJAUKAN BUMI!

Bojonegoro, 18 September 2026 — Semangat menjaga bumi digaungkan anak-anak IPM Kids SD Muhammadiyah 2 Bojonegoro melalui aksi kampanye hemat energi yang dilakukan dengan cara unik dan langsung menyentuh masyarakat. Mereka bergerak dari rumah ke rumah untuk mengajak warga bersama-sama melakukan kebiasaan sederhana demi menjaga lingkungan. Dengan penuh semangat, anak-anak IPM Kids menyampaikan tiga pesan utama dalam kampanye tersebut, yaitu hemat air, hemat energi terutama listrik, serta menghijaukan bumi.

Pesan pertama adalah hemat air. Anak-anak mengajak masyarakat menggunakan air secukupnya dan tidak membiarkan keran terbuka ketika air tidak sedang digunakan. Bagi mereka, setiap tetes air yang dihemat merupakan bagian dari upaya menjaga sumber daya alam. Pesan kedua, hemat energi, terutama listrik. Anak-anak mengingatkan warga untuk mematikan lampu, kipas angin, televisi, dan peralatan elektronik lainnya apabila sudah tidak digunakan. Kebiasaan sederhana tersebut diharapkan dapat menjadi budaya hemat energi yang dimulai dari rumah masing-masing.

Tidak berhenti pada penghematan air dan listrik, anak-anak juga membawa pesan ketiga, yaitu seruan untuk menghijaukan bumi. Mereka mengajak masyarakat menanam dan merawat tanaman, menjaga kebersihan lingkungan, serta menjadikan lingkungan sekitar rumah lebih hijau dan nyaman.

Sebagai simbol kampanye, anak-anak IPM Kids juga menempelkan stiker ajakan hemat energi di rumah-rumah warga. Stiker tersebut menjadi pengingat bahwa menjaga bumi bukan hanya tugas orang dewasa, tetapi juga tanggung jawab generasi muda. Kehadiran mereka dari rumah ke rumah membuat kampanye terasa lebih dekat. Dengan bahasa sederhana dan penuh semangat, anak-anak mengajak warga untuk memulai perubahan dari hal kecil yang dapat dilakukan setiap hari.

“Hemat air, hemat listrik, dan hijaukan bumi!” menjadi semangat yang mereka bawa dalam aksi tersebut. Melalui kampanye ini, IPM Kids SD Muhammadiyah 2 Bojonegoro menunjukkan bahwa anak-anak pun bisa menjadi penggerak perubahan. Karena bumi yang lebih lestari tidak selalu dimulai dari langkah besar, tetapi dari kebiasaan kecil yang dilakukan bersama-sama dan terus-menerus.

Penulis: Ismaul Kholisah

Share This :

Tinggalkan komentar

Skip to content